Pesan Dirut

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

Sinergi dalam Cinta

“Love is all you need....”

Penggalan kalimat yang pernah dipopulerkan grup band legendaris asal Liverpool, The Beatles ini terpampang di salah satu sudut dinding ruang IPC Car Terminal. Kalimat ini bukan sekadar pemanis ruangan. Akan tetapi, bisa dikatakan, ia merupakan ruh perusahaan ini.

Hal yang mendasar yang kami lakukan adalah menterjemahkan visi IPC Car Terminal yang sudah ditetapkan, salah satu komponennya yaitu “mewujudkan Terminal Kendaraan berkelas dunia”, juga IPC Car Terminal Values, IPC Car Terminal Characters dan IPC Car Terminal Ways ke dalam perilaku kerja nyata sehari-hari. Saat ini, kami dalam membuat, mengembangkan dan membangun sesuatu. Fungsional saja kadang tidak cukup, fungsional dan estetika pun juga belum cukup. Perlu tambahan “soul” dan “message” pada fungsional dan estetika agar cahaya positif dan kebaikan itu memancar ke seluruh nusantara dan penjuru dunia. Terlebih yang kami bangun adalah Aset Negara, kami selalu sadar bahwa sesuatu yang kami bangun adalah milik negara sehingga harus woooouwwww dan tidak bisa diremehkan oleh perusahaan swasta. Apalagi dipandang sebelah mata oleh bangsa lain. Masa depan Bangsa Indonesia tidak bisa dibebankan di pundak seorang Presiden Jokowi, Wakil Presiden, Para Menteri dan BUMN-BUMN. Juga masa depan sebuah daerah tidak bisa dibebankan hanya dipundak seorang Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, Kepala Dinas dan BUMD-BUMD nya. Namun masa depan Bangsa Indonesia juga ditentukan oleh kita semuanya sebagai Anak Bangsa berdasarkan peran, tanggung jawab dan masing-masing dari kita semuanya. Dengan peran yang diamanahkan kepada kami, kami bertekad akan membuat IPC Car Terminal berstandar internasional yang dapat sejajar dengan pelabuhan terbesar di Asia Tenggara dan Dunia. Inilah darma bakti kami kepada Ibu Pertiwi untuk membuat Bangsa Indonesia berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan bangsa-bangsa lainnya melalui :

Passion, Love & Culture

Transformasi budaya perusahaan akan berhasil apabila manajemen fokus pada 7 hal utama, yaitu

Sinergi Itu Kunci

Bekerja dengan cinta merupakan kunci kesuksesan. Sebab, cinta membuat kerja lebih intens, sehingga berpeluang besar mendatangkan hasil lebih maksimal. Demikian juga dengan pengelolaan sebuah perusahaan. Cinta diperlukan untuk menyuburkan iklim kreativitas dan produktivitas kerja. Tentu saja, konsep cinta ini harus diterjemahkan dalam langkah-langkah konkrit yang dapat diakses dan dirasakan semua pihak. Kita sangat menyadari bahwa perusahaan ini akan menjadi besar apabila ada sinergi dan kerjasama yang kompak antara empat pihak: manajemen, serikat pekerja, koperasi karyawan beserta anak perusahaannya dan Persatuan Isteri Pegawai. Namun, itu saja belum cukup. Harus ada kontrol dan evaluasi serta feedback setiap saat dari seluruh Stakeholders pengguna jasa; juga para vendor dan supplier. Kita harus melakukan pendekatan ke seluruh elemen tersebut. Kita ajak mereka semua untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan membangun bangsa ini menjadi lebih baik melalui perannya masing-masing dengan menghasilkan hasil kerja fisik dan jasa layanan terbaik.

Membangun Bangsa

Pengelolaan IPC Car Terminal bukan semata-mata demi mencari nafkah. Akan tetapi, perusahaan harus dijadikan sebagai tempat berkontribusi dan memberikan warna manfaat sebanyak-banyaknya. Tempatnya mengabdi dan membesarkan negara di mata dunia, melalui pengelolaan perusahaan secara baik, karena hasil karya kita adalah representasi dari bangsa Indonesia yang harus membuat bangga bangsa Indonesia. Kita bekerja untuk kemajuan dan martabat negara melalui peran terbaik kita masingmasing. Karena itu, harus dilakukan dengan serius, baik, luar biasa, dan sepenuh hati. Kita harus mampu berkompetisi dengan perusahaan swasta yang dikelola secara efektif, transparan, dan profesional. Bahkan, harus memenangkan kompetisi tersebut melalui pengelolaan dengan cara semangat dan manajemen perusahaan swasta. Dengan begitu, kita bisa mensejajarkan diri dengan perusahaan swasta, baik dalam maupun luar negeri. Lebih jauh lagi, kita tidak dipandang sebelah mata oleh dunia.

Perhatikan Hal Kecil

Kontrol terhadap hal-hal kecil merupakan bagian dalam membangun pondasi yang terintegrasi dalam membangun citra perusahaan yang baik. Oleh karena itu, sesungguhnya, tidak ada istilah “sepele” dalam perusahaan sepanjang itu memiliki andil bagi kemajuan perusahaan. Kita harus berusaha menerjemahkan IPC Car Terminal Values, IPC Car Terminal Characters dan IPC Car Terminal Ways kedalamperilaku konkrit keseharian sehingga values bisa menjadi behavior dan attitude seluruh anggota perusahaan. Demikian pula untuk atribut dan symbol perusahaan yang mendukung implementasi dari values perusahaan. Misalnya, tempat parkir yang selama ini diperuntukkan bagi Direksi dan Manager, dialihkan untuk parkir para customer. Sebab, parkiran itu yang paling nyaman dan dekat dengan pintu lobby kantor. Hal ini sebagai implementasi dari salah satu IPC Car Terminal values, yakni customer centric. Selanjutnya, parkiran Direksi dan Manajer menjadi satu dengan pegawai lainnya dengan nama employee parking. Kita juga harus membuat kamar mandi dan toilet customer bersih, rapi, dan wangi. Sebab, toilet adalah cermin kepribadian kita. Bagaimana kita mau membuat besar perusahaan ini jika untuk hal kecil, semisal urusan toilet saja, kita masih belepotan. Perhatian besar dalam soal kebersihan dan penghijauan lingkungan perusahaan ini tercermin dalam gerakan kampanye “Aksi Kecil Hidup Sehat” dan program CSR “Rangkul Warga“ yang sedang digiatkannya.

Pendekatan Humanis

Kita mengidamkan sebuah perusahaan yang memiliki tim solid dan kokoh. Jelas, ini bukan perkara mudah. Perlu pendekatan yang efektif kepada seluruh komponen perusahaan untuk mewujudkan impian tersebut. Untuk itu pendekatan humanistic sangat diperlukan. Walaupun kita misalnya ditugaskan di anak perusahaan ini sebagai orang nomor satu, namun kita memilih untuk banyak mendengar, mempelajari sistem, dan mempelajari lingkungan eksisting. Kita ingin membangun pola komunikasi saling percaya, menghargai dan menghormati, open mind, ada saatnya bicara informasi, santai, dan ada saatnya bicara dengan tegas, membuka ruang bertanya, mengusulkan ide dan berpendapat, juga mendengar dengan empati.

Budaya Kerja IPC Car Terminal

IPC Car Terminal sudah menetapkan model budaya kerja yang ingin dibangun, yakni Customer Centric, Integrity, Nationalism, Team work & Action. Membangun budaya seperti ini tidak mudah. Transformasi budaya seperti ini tidak akan efektif jika dilakukan top down; dan lebih mustahil lagi dengan abrakadabra! Kita harus sadar betul akan hal ini. Untuk mewujudkan budaya kerja IPC Car Terminal, kita harus memilih langkah: lead by action; say what you do, do what you say; membangun tim yang kokoh: Happy Employee, Happy Customer, Happy Country; penegakan disiplin; implementasi reward & punishment; menerjemahkan dan mengimplementasikan IPC Car Terminal values, mulai dari tindakan dan aktivitas yang sekecil mungkin hingga terbesar. Kita harapkan, langkah-langkah tersebut dapat menjadi langkah bersama seluruh komponen IPC Car Terminal. Dengan demikian, kelak dapat terwujud SDM yang lincah, energik, friendly, penuh inisiatif, responsif, asertif, cepat, inisiatif bekerja dengan sepenuh hati dan energi, jujur, serta dapat dipercaya.

Karyawan adalah Modal Penting Karyawan adalah Modal Penting

Rasanya, mustahil mewujudkan mimpi membangun perusahaan besar, tetapi mengabaikan partisipasi dan peran serta seluruh karyawan di setiap tingkatan. Karyawan ibarat akar sebuah pohon. Akar merupakan cerminan dari sebuah niat, karakter, dan integritas. Jika akar sebuah pohon baik, maka akan menghasilkan batang yang kokoh, yang dapat menghasilkan daun yang hijau, lebat, serta buah yang banyak, manis, segar, serta pohon itu akan dapat tumbuh rindang, bisa meneduhi dan enak dilihat. Karyawan adalah modal penting yang harus dinomorsatukan dan diperhatikan peran, pengembangan, dan kebutuhannya, untuk meningkatkan produktivitas dan pelayanan terhadap stakeholders. Kalimat ini tidak berhenti sebatas slogan yang sepi, tetapi kita harus berusaha wujudkan dengan semangat kebersamaan. Ketika IPC Car Terminal berhasil melampaui target pendapatan, kita harus membuat program yang mendukung kebutuhan karyawan. Kita bangun an exciting enterprise for our people dengan menyediakan dan membuat suasana, fasilitas kantor senyaman mungkin, menjadikan kantor sebagai our second lovely home. Juga, menyediakan dan meningkatkan fasilitas dan peralatan untuk peningkatan pelayanan pelanggan. Hal semacam ini penting dilakukan. Sebab, dengan fasilitas, perlengkapan kerja dan peralatan, serta lingkungan yang nyaman, akan membuat pegawai dapat bekerja lebih produktif dengan senang hati; juga para pelanggan akan loyal kepada kita.

Setiap perubahan memerlukan adaptasi dan proses belajar. Bisa jadi, ada karyawan yang tidak dapat mengikuti irama kerja dengan mulus. Kita harus melakukan coaching, mentoring, dan counseling. Kita dorong karyawan untuk melakukan sesuatu yang menjadi kelebihan diri dan dia sukai. Kita fasilitasi dan berikan ruang untuk menghasilkan suatu karya yang baik dan bermanfaat. Kita berikan contoh dan bimbingan. Yang penting, ada upaya, niat, usaha untuk hal yang baik.

Wajah IPC Car Terminal

IPC Car Terminal memang sedang giat berbenah. Wajah kantor IPC Indonesia CarTerminal saat ini pun terlihat lebih cerah. Ruang-ruang kerjanya terlihat semarak dan bergairah. Warna corporate identity -orange dan biru- dituangkannya ke dalam wallpaper dengan berbagai hiasan yang menggugah semangat kreativitas, serasa humanizing port industry. Menggagas soal image perusahaan, kita ingin membuat lingkungan kerja yang “waooow!”, keren, memiliki soul & energy, serta mengandung pesan dan makna yang disampaikan. Lingkungan kerja yang dinamis, lincah, mendorong inovasi, kreatif, nyaman, dan menjadi benchmarked company. Lingkungan yang terbangun dari saling percaya dan mendukung dalam kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama.

Masing-masing unsur dalam perusahaan harus memiliki satu visi untuk menegakkan kewibawaan perusahaan. Kewibawaan terbangun dari sebuah rekam jejak dan reputasi, integritas, menjadi marwah perusahaan. Kewibawaan lahir dari sebuah karya nyata, bukan dari sebuah ucapan. Kewibawaan diuji dari satunya kata dengan perbuatan. Tiada hari tanpa berkarya, memberikan manfaat bagi sesama, perusahaan, bangsa dan negara. Bangga berkarya. Bangga Indonesia!. Tak akan ada buah yang indah dapat dipetik, jika benih disemai dan dirawat tanpa cinta. Sinergi kerja juga akan hampa, jika dilakukan tanpa cinta. Bagaimanapun, perusahaan pada hakekatnya adalah kumpulan manusia yang saling bekerja sama, dan mestinya bersinergi pula dalam cinta untuk menggapai cita. “ IKT Satoe Tjinta